Selasa, 03 Juli 2012

SEPUCUK SURAT UNTUK "UMI"

"Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil[295] dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri" ( An-Nisa : 36 )

 

Umi..Hari ini, kuteringat kembali akan semua kisah perjalanan hidup. Kau..sosok yang begitu luar biasa di mataku. tidak hanya karena beliaulah yang mengandungku, melahirkanku, menyusuiku, membesarkanku, namun seorang yang telah mengorbankan segala waktu kesenangannya untukmu, mengorbankan segala impiannya tuk bisa selalu bersamaku, mengorbankan segala dayanya untuk selalu membuatku tersenyum bahagia..begitu besar pengorbananmu untukku...

 

Pernahkah kau rasakan lelah karena tangan hangatmu yang pernah mengangkatku?

Pernahkah kau rasakan letik karena berlari mengejar langkah kecilku?

Apa kau rasakan suntuk saat mendengar setiap rengekan dan tangisanku?

Apa kau rasakan sedih saat melihatku terjatuh dengan luka?

Apa kau rasakan sakit karena badanmu yang terasa pegal karena menjagaku seharian?

 

Umi...

Kau ajari aku cara bertahan di dunia ini

Kau ajari aku untuk menjaga setiap hasrat hati ini

Kau ajari aku melangkah tuk bisa menaklukan bumi

Kau ajari aku membaca tuk mengetahui dunia

Kau ajari aku berjalan untuk meraih surga

Kau ajari aku menangis tuk meraih kebahagiaan

Kau ajari aku mengenal Rabb-ku

Kau ceritakan kepadaku kisah - kisah Para Kekasih Allah

Kau tunjukkan padaku..

Segala makna yang tidak akan pernah kutemukan

kecuali jika kau ajari aku.....!!,

 

Umi..

Namamu begitu abadi

Cintamu kekal takkan pernah usang

kasihmu sepanjang waktu

Senyummu takkan tenggelam ditelan masa....!!,

 

Umi..

Tak hentinya kuucapkan terima kasihku padamu

Tak bosannya kukatakan bahwa aku menyayangimu

Tak jenuhnya ku ungkapkan bahwa betapa aku begitu mengagumimu....!!,

 

Tapi..Umi..apakah yang dapat kulakukan tuk bisa membalas

setiap tetes keringatmu karena mengejarku

setiap detik waktu luangmu tuk menjagaku

setiap titik air matamu tuk kebahagiaanku

setiap hangatnya senyum manismu tuk menyambutku

setiap milli isi dari hatimu yang hanya untukku

setiap doamu tuk kebaikanku.....!!,

 

 

dalam suatu Hadits dikatakan :

"Ridla Allah tergantung kepada keridlaan orang tua dan murka Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua" [Hadits Riwayat Bukhari dalam Adabul Mufrad (2), Ibnu Hibban (2026-Mawarid-), Tirmidzi (1900), Hakim (4/151-152)]

 

Umi..

terima kasih untuk semuanya

semoga Allah SWT kelak yang kan membalas segala payahmu untukku

“Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.” [Al Israa’:24]

“Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).” [Ibrahim:14]

“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku dan kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.”

amin..Allahumma amin..

 

^_^

always luv u...

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan anda berkomentar, namun tetap jaga kesopanan dengan tidak melakukan komentar spam.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 

Footer Widget 2